Film Kisah Nabi Yusuf as

Posted by putraftr Sabtu, 04 Januari 2014 0 komentar
 Kisah Nabi yusuf subtitle bahasa indonesia.

Part 1
 
 Part 2

Part 3

Part 4

Part 5

 Part 6

Part 7

Part 8

Part 9

Part 10


Sumber : http://www.youtube.com/user/WELCOMETOMYCHANNEful?feature=watch

Kartun kisah Nabi Muhammad saw

Posted by putraftr 0 komentar
Animasi yang bagus untuk menceritakan tentang kisah nabi besar muhammad saw kepada anak anak, video ini sudah di sertai dengan subtitle bahasa indonesia.

 Sumber video : http://www.youtube.com/watch?v=3Ojw2WM6uJg

35 Pintu kebaikan untuk wanita

Posted by putraftr Sabtu, 04 Mei 2013 0 komentar

Pintu-pintu kebaikan dan pintu-pintu surga terbuka buat wanita, dan Allah telah memudahkan wanita untuk masuk ke dalam surga, dan wanita telah mendapatkan KELEBIHAN dan KEISTIMEWAAN: 

  1. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang sholeh.
  2. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.
  3. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
  4. Daripada Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan se Suatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."
  5. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
  6. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
  7. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
  8. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.
  9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (dengan jarak 10,000 tahun perjalanan).
  10. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. menatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
  11. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.
  12. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  13. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
  14. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.
  15. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
  16. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1,000 pria yang jahat.
  17. Rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
  18. Wanita yang memberi minum air susu ibu (asi) kepada anaknya daripada badannya (susu badannya sendiri) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
  19. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.
  20. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
  21. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakult.
  22. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
  23. Wanita yang memerah susu binatang dengan “bismillah” akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
  24. Wanita yang menguli tepung gandum dengan “bismillah”, Allah akan berkatkan rezekinya.
  25. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
  26. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
  27. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
  28. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
  29. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
  30. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun sholat.
  31. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo(2½ thn),maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
  32. Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijat suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.
  33. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
  34. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
  35. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

Wanita Calon Penghuni Neraka

Posted by putraftr 0 komentar


Ciri - Ciri Wanita Di Akhir Zaman dan Wanita Calon Penghuni Neraka [Muslim Only]Allah Swt. juga telah mengabarkan kepada kita bahwa kehidupan ini adalah fana dan tidak kekal. Suatu yang fana berarti sesuatu yang tidak abadi adanya, yang memiliki masa berlaku. Yang akan berakhir menuju ketiadaan.
 
Mengenai kapankah kehidupan dunia ini akan berakhir hanya Allah Swt. sendiri yang mengetahuinya. Akan tetapi Allah Swt. telah menjelaskan sinyal-sinyal atau ciri-ciri mengenai hari akhir/kiamat itu akan terjadi, melalui perenungan akan berbagai alamat mendekati hari akhir, dapat menjadi peringatan juga  bagi kita semua untuk lebih mempersiapkan dan memperbekali diri dengan amal shalih.
 
Rasulullah Saw. bersabda, 
 
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda akan datangnya hari kiamat adalah: diangkatnya ilmu, merebaknya kebodohanmerajalelanya perzinahanmerajalelanya khamar (minuman keras/alkohol)sedikitnya jumlah laki-laki, banyaknya jumlah wanita sehingga limapuluh wanita dipimpin oleh satu orang laki-laki”. (HR. Bukhari)
 
Apakah sudah nampak saat ini tanda-tanda tersebut ???
 
Rasulullah Saw. bersabda,
 
“Engkau akan melihat seorang laki-laki diikuti oleh empat puluh wanita, yang tak lain hal ini disebabkan oleh sedikitnya jumlah laki-laki dan banyaknya jumlah wanita”.
(HR. Bukhari)
 
Juga dalam riwayat lain disebutkan ketika Rasulullah Saw. ditanya oleh malaikat mengenai kapankah terjadinya hari akhir, beliau menjawab, Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari pada yang bertanya. Kemudian Rasul menyebutkan beberapa ciri hari akhir, yaitu: seorang budak wanita melahirkan majikannya dan manusia saling bermegah-megahan dalam membangun.
 
Bisakah kalian memaknainya ?? coba lihat sekitar... apakah sudah tampak saat ini ??
 
Beberapa hadits yang disebutkan di atas menggambarkan kepada kita mengenai keadaan kaum wanita menjelang hari akhir. Lalu yang menjadi pertanyaan dan patut kita renungi sebagai kaum wanita adalah; telah tampakkah keadaan-keadaan yang Rasulullah Saw. gambarkan tersebut di atas? Mari kita lihat beberapa realita fenomena wanita di zaman sekarang ini.
 
 
Alasan Neraka nantinya akan dipenuhi oleh Wanita
 
Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : 
 
“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” 
 
(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)
 
 
 
Ciri Wanita di Akhir Zaman dan Penghuni Neraka
 
Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda
 
 
1. Tabarruj : Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan "perhiasannya" dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki.
 
Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang dikarenakan minimnya pakaian mereka dan tipisnya bahan kain yang dipakainya. Yang demikian ini sesuai dengan komentar Ibnul ‘Abdil Barr rahimahullah ketika menjelaskan sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tersebut. 

Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang membentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya … .”  
 
Mereka adalah wanita-wanita yang hobi menampakkan "perhiasan" mereka, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang hal ini dalam firman-Nya : “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” 
(An Nur : 31) 
 
 
“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan wanginya surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian. 
 (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu) 
 
 
"Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka." (Al Quran An-Nur:31) 
 
"Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya." (Riwayat At-Thabrani) 
"Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang mengubah ciptaan Allah." (Riwayat Bukhari dan Muslim). 
 
Apakah yg dimaksud disini adalah kawat gigi/behel ?
Simpulkan sendiri, apakah wanita seperti ini sudah muncul saat ini ? memakai pakaian tertutup tapi masih membentuk tubuhnya ??? 
 
 
2.  Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. 
 
1
 
 
 
3. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”
 
(Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369)  
 
4. KUFUR TERHADAP SUAMI DAN KEBAIKAN-KEBAIKANNYA  
 
yakni seorang istri yagn mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri sebagaimana kata pepatah, panas setahun dihapus oleh hujan sehari. 

Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan sang suami karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihat istri model begini sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)  
 
 
 
 
 
5. DURHAKA TERHADAP SUAMI  
 
Tiga bentuk kedurhakaan wanita itu adalah : 
  • DURHAKA DENGAN UCAPAN.
  • DURHAKA DENGAN PERBUATAN.
  • DURHAKA DENGAN UCAPAN DAN PERBUATAN. 
 
Bentuk kedurhakaan ini ialah apabila seorang istri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang diperbolehkan syar’i. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan dengan maksud untuk menjelekkannya dan merusak kehormatannya sehingga nama suaminya jelek di mata orang lain. Bentuk serupa adalah apabila seorang istri meminta di thalaq atau di khulu’ (dicerai) tanpa sebab Atau ia mengaku-aku telah dianiaya atau didhalimi suaminya atau yang semisal dengan itu.  
 
Apabila seorang istri keluar rumah tanpa izin suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. 
 
6. Wanita YaNg Senang Begunjing/ Gosip
 
Rasulullah saw. Menegaskan pengertian bergunjing sebagai berikut:
 
“Tahukah kalian apa ghibah itu?”. Mereka menjawab: “Hanya Allah dan Rasul-Nya jualah yang tahu”. Maka beliau bersabda, menjelaskan: “Memperbincangkan saudaramu tentang apa yang tak disukainya”. Lalu Tanya mereka pula: “Kalau yang diperbincangkan itu benar, ya, Rasulullah?”. Rasulullah menjawab: “Kalau yang diceritakan itu benar, maka engkau telah melakukan ghibah terhadap saudaramu itu. Kalau yang dibicarakan itu tidak benar, maka engkau telah melakukan kepalsuan terhadap saudaramu”.
 
Dalam suatu hadists yang diriwayatkan Imam Muslim,
Rasulullah saw. Bersabda,
“ Orang yang menutup ‘aib orang lain di dunia, niscaya Allah menutup ‘aibnya pula kelak di hari kiamat.”
 
Rasulullah saw ketika ditanya tentang kebanyakan hal-hal yang dapat memasukan manusia ke dalam neraka, beliaupun menjawab,
“Mulut dan kemaluan!” (HR Tirmidzi)
 
Kita seringkali membicarakan perilaku jelek seseorang tanpa mengetahui alasan mengapa ia berbuat demikian entah di sosial media, media tv,  maupun di dunia nyata, dan media lainnya,,,,
 
Padahal seharusnya manusia itu dinilai dari niatnya. Bisa saja seseorang mempunyai niat yang baik, tetapi karena kurangnya wawasan maka tindakannya terkesan tidak simpatik.
 
Rasulullah saw. Bersabda:
“Sesungguhnya segala amal itu ditinjau dari niatnya, dan setiap orang akan diganjar sesuai dengan apa yang diniatkan.”
 
 
7. WANITA YANG MENABUR FITNAH
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فَتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Aku tidak meninggalkan satupun fitnah sepeninggalku yang lebih membahayakan para lelaki kecuali para wanita.” (HR. Al-Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 2740) 

1

 
 
Dari hadist diatas diebutkan bahwa fitnah wanita lebih berbahaya jika keluar dari mulutnya
 
Sejarah sudah berbicara bahwa betapa banyak tokoh-tokoh  dunia yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hancur karirnya hanya disebabkan bujuk rayu wanita. 

Dan berapa banyak persaudaraan terputus hanya dikarenakan wanita ?. 
Berapa banyak seorang anak tega dan menelantarkan ibunya demi mencari cinta seorang wanita ?
 
dan masih banyak lagi kasus lainnya yang dapat membuktikan bahwa wanita model mereka ini memang pantas untuk tidak mendapatkan wanginya surga.

Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita, wanita mampu menjerumuskan kaum pria ke dalam lembah dosa dan hina terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan diri dihadapan kaum pria.
 
Sungguh merugi wanita-wanita yang melakukan hal ini. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada jalan ke Surga, karena memang biasanya wanita yang melakukan hal-hal ini ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.  
 
Tidak mengherankan lagi jika di sana-sini terjadi pelecehan, pemerkosaan terhadap kaum wanita,
karena yang demikian itu adalah hasil dari perbuatan dari kaum mereka sendiri... 
 
 
"Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab : 59). 
 
1
 
 
Wallahu a’lam bishowab
 
Semoga dapat mengambil hikmahnya dan mengamalkannya.

Kisah dan amalan wanita Pertama yang masuk kedalam Surga

Posted by putraftr Kamis, 02 Mei 2013 0 komentar

Suatu hari Fatimah bertanya kepada Rasulullah Shalalallahu 'alaihi Wa sallam tentang wanita pertama yang akan memasuki surga. Rasulullah bersabda : “Wahai Fatimah, jika engkau ingin mengetahui perempuan pertama masuk surga, selain Ummul Mukminin, dia adalah Ummu Mutiah.”
Jawaban itu membuat Fatimah terkejut. Ternyata bukan dirinya wanita yang masuk surga pertama kali. Padahal Fatimah adalah putri Rasulullah dan telah menjalankan ibadah dengan baik.

Dari sana, timbullah rasa penasaran dan keingintahuan yang kuat didalam diri Fatimah untuk lebih mengenal sosok wanita mulia tersebut. Fatimah pun mulai mencari keberadaan beliau di pinggiran kota Madinah. Fatimah ingin menyaksikan sendiri amalan dan ibadah apa yang dilakukan Mutiah.
Setelah mendapatkan ijin dari suaminya Ali bin Abi Thalib, Fatimah pergi ke rumah Mutiah dengan mengajak Hasan, putra laki lakinya yang masih kecil. Sesampainya di rumah tersebut, Fatimah segera mengetuk pintu dan mengucapkan salam.

Mengetahui bahwa putri Rasulullah Shalalallahu 'alaihi Wa sallam datang berkunjung, dengan segera Mutiah membuka pintu rumahnya. Namun ketika Mutiah melihat Fatimah membawa Hasan, Mutiah kemudian kembali menutup pintu rumahnya. Fatimah heran dengan sikap Mutiah tersebut. Fatimah lalu bertanya dari balik pintu tentang sebab Mutiah melakukan hal itu.

Mutiah menjawab bahwa Rasulullah Shalalallahu 'alaihi Wa sallam mengajarkan untuk tidak membolehkan seorang istri memasukkan laki laki ke rumahnya, ketika suaminya tidak ada di rumah dan atau tanpa ijin suaminya. Dan Hasan adalah seorang laki – laki, walaupun dia masih kecil. Selain itu Mutiah juga belum meminta jin kepada suaminya. Subhanallah sungguh mulia sifat dan akhlaknya, taat pada Allah dan menjalankan perintah Rasulnya..
Akhirnya Mutiah meminta Fatimah untuk kembali keesokan harinya, setelah Mutiah meminta ijin terlebih dahulu kepada suaminya.

Tersentaklah Fatimah mendengarkan kata kata wanita mulia ini. Namun Fatimah tidak bisa menolak, karena argumentasi Mutiah memanglah seperti yang diajarkan ayahnya Rasulullah Shalalallahu 'alaihi Wa sallam. Setelah mengucapkan ia bersama Hasan meninggalkan kediaman Mutiah. Pada hari berikutnya Fatimah kembali mengunjungi rumah Mutiah. Kali ini bukan hanya Hasan yang ikut, Husein pun juga ingin ikut bersama ibunya.

Ketika mereka bertiga telah sampai didepan rumah Mutiah, kejadian dihari pertama terulang kembali. Mutiah meminta maaf seraya mengatakan bahwa ijin yang diberikan oleh suaminya hanya untuk Hasan dan Mutiah belum meminta ijin suami untuk membawa Husein masuk ke rumahnya.

Semakin takjub hati Fatimah memikirkan bahwa begitu mulianya wanita ini menjunjung tinggi ajaran Rasulullah Shalalallahu 'alaihi Wa sallam. Selain itu beliau juga sangat tunduk dan tawaddu kepada suaminya. Fatimahpun akhirnya kembali pulang bersama Hasan dan husein. Namun sebelumnya ia berjanji untuk datang lagi keesokan harinya.

Pada hari yang ketiga, Fatimah bersama kedua anaknya datang kembali ke rumah Mutiah. Akhirnya dihari itu mereka bertiga diijinkan masuk ke rumah, karena kehadiran Hasan dan Husein telah mendapat izin dari suami Mutiah. Fatimah pun bersemangat ingin segera mengetahui, ibadah, amalan dan muamalah apa saja yang dilakukan perempuan pertama masuk surga ini.

Setelah memasuki rumah, Fatimah mendapati ternyata rumah Mutiah sangatlah sederhana. Tak ada perabotan mewah disana. Namun seisi rumah tertata rapi dan bersih, sampai sampai Hasan dan Husein pun merasa betah bermain di dalam rumah itu.

Fatimah juga tidak menemukan amalan istimewa yang dilakukan oleh Mutiah. Mutiah hanya kelihatan sibuk mondar mandir dari dapur ke ruang tamu karena harus menyiapkan makanan siang untuk suaminya, dan Mutiah pun meminta maaf kepada Fatimah untuk itu, karenanya tidak bisa menemani Fatimah mengobrol.
Fatimah kemudian melihat Mutiah meletakan makanan di sebuah wadah dan tak lupa Mutiah juga mengikut sertakan sebuah cambuk. Fatimah yang merasa penasaran dengan hal itu, kemudian memberanikan diri bertanya, “ Untuk apa cambuk itu ?”.

Mutiah menjelaskan bahwa jika suami Mutiah merasa masakannya tidak enak, dia ridha jika suaminya ingin memukul punggungnya menggunakan cambuk itu.

Mendengar hal itu, Fatimah kemudian bertanya kembali, ”Apakah itu kehendak suamimu ?”. 
Mutiah pun menjawab “Bukan. Semua ini ku lakukan karena keinginanku sendiri agar jangan sampai aku menjadi istri durhaka kepada suamiku. Aku hanya mencari keridhaan dari suami, karena istri yang baik adalah istri yang patuh pada suami yang baik dan suami ridha kepada istrinya.”

Dari jawaban Mutiah tersebut, akhirnya Fatimah mengetahui alasan mengapa rasulullah mengatakan jika Mutiah adalah perempuan yang diperkenankan masuk surga pertama kali. Surga memang menjadi tempat yang pantas dan imbalan yang setimpal bagi istri yang dengan tulus melayani suaminya, seperti yang telah dilakukan oleh Mutiah.

Sumber : http://www.khansamuslim.com/2013/02/dialah-mutiah-wanita-pertama-penghuni.html